My First Sequel
Saudariku engkau begitu indah
Eloknya parasmu, bertaut tutur katamu
Sungguh indah jika terdapat pula akhlak yang mulia
Saudariku engkau begitu indah
Semua yang ada padamu adalah sebuah berkah penciptaan Sang Khaliq
Dunia begitu gemerlap
Cahayanya menyilaukan setiap pandangan mata
Kadang bahkan menutupi pandangan kalbu
Tapi semua tahu bahwa dunia rumah sementara
Namun tidak semua yang perduli
Saudariku engkau begitu indah
Adalah kehidupan penuh pilihan
Diantaranya banyak cabang-cabang
Lalu dihias dengan ranting-ranting
Berikut dedaunan
Jika kamu beruntung akan kamu temukan buah yang wangi lagi segar
Atau kamu temukan bunga cantik menawan
Namun ada kala diranting itu kamu lihat sesuatu yang kamu tidak senangi
Bisa jadi buahnya telah busuk atau rantingnya ditinggal daun yang layu
Kita tak lebih tak kurang berjalan dijalan pokok, cabang dan ranting
Semua bisa klaim ini ranting kebahagiaan
Namun siapakah yang lebih mengetahui kebahagiaan itu?
Orang Tua
orang tua
apa sih definisi orang tua
apakah yang mengasuh yang melahirkan
apakah yang bekerja banting tulang
orang tua artinya ayah dan ibu
orang tua adalah pria dan wanita yang terikat dalam perkawinan
dan siap sedia untuk memikul tanggung jawab sebagai ayah dan ibu dari anak-anak yang dilahirkannya
Bagiku orangtua adalah ladang surga
Sebuah Hadiah
Saudariku
Engkau begitu indah…seluruh dirimu menggambarkan itu..
Saya yakin hatimu tak ketinggalan dari keindahan itu
Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam, yaitu bila engkau berjumpa dengannya ucapkanlah salam; bila ia memanggilmu penuhilah; bila dia meminta nasehat kepadamu nasehatilah; bila dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah bacalah yarhamukallah (artinya = semoga Allah memberikan rahmat kepadamu); bila dia sakit jenguklah; dan bila dia meninggal dunia hantarkanlah (jenazahnya)”. Riwayat Muslim.
Pepatah mengatakan “saling memberi hadiahlah kalian niscaya kalian akan saling mencintai”
Lalu hadiah apakah yang paling indah
Knows your parent better ….
Untuk Ibu dan Ayah…
Maafkan kelemahan anakmu
kebodohan fikiranku telah memperdayaku selama ini…
Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu … sebagai balasannya … kau menangis sepanjang malam.
Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan .
sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun , dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya … kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna … sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan Read more »
Salam …Bagi Semua Saudara/i ku
إِنَّ السَّلاَمَ اسْمٌ مِنْ أَسْمَاءِ اللهِ وَضَعَهُ اللهُ فِي اْلأَرْضِ، فَأَفْشُوْهُ بَيْنَكُمْ، إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا سَلَّمَ عَلَى الْقَوْمِ فَرَدُّوا عَلَيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَضْلُ دَرَجَةٍ، لِأَنَّهُ ذَكَّرَهُمُ السَّلاَمَ، وَإِنْ لَمْ يُرَدَّ عَلَيْهِ رَدَّ عَلَيْهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْهُ وَأَطْيَبُ
“Sesungguhnya As-Salam adalah salah satu nama Allah yang Allah letakkan di bumi, maka sebarkanlah salam di antara kalian. Sesungguhnya bila seseorang mengucapkan salam kepada suatu kaum, lalu mereka menjawab salamnya, maka dia memiliki keutamaan derajat di atas mereka karena dia telah mengingatkan mereka dengan salam. Dan bila tidak dijawab salamnya, maka akan dijawab oleh makhluk yang lebih baik darinya.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, dikatakan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 793: shahih secara mauquf, shahih juga secara marfu’)
Wisata Hati
Kita tidak akan mengetahui arti terang jika tidak pernah berada dalam gelap
Apa itu terang..
Apakah terang itu ada
Apakah Terang hanyalah kebalikan dari gelap
Lalu Apakah itu sedikit terang atau sedikit gelap
Mungkin hal ini yang ku dapat ketika menapaki Ruangan UGD RS Haji Medan
Hanya 5 lima menit berselang, dari arah lain gedung terdengar isak tangis….
Mereka menangisi keluarga mereka
Ntah apa yang mereka tangisi…
kepergian? Sadar tidak akan berjumpa kembali ?
Atau ada dosa pribadi?
Atau sekedar emosi?
Sedih… kasihan….
semua meledak dalam nada emosi yang hampir sejalan
yang juga menghenyakkan penghuni Rumah Sakit…
entah si sakit atau pengunjung
Dokter atau suster aku tak ingin berkomentar….
karena mereka datar, tanpa raut emosi..
mungkin telah terbiasa
Hmm…..
beberapa orang berlari menghampiri ruangan itu
dan menangis tersedu karena tidak dapat berjumpa disaat sebelum mayat diambil nyawanya
Buat apa? Buat apa menangis….
menyesalkah?
Bukankah sewaktu hidup kalian tak saling menyapa?
Atau kenapa saat ini
harusnya sewaktu beliau masih hidup
kalian dapat membuat kisah manis yang pantas dikenang yang tinggal
selangkah lagi ….
tidak jauh disana
banyak yang mengerang kesakitan
mengaduh menjerit
ada yang kehilangan ginjalnya
ada yang demam tinggi atau sekedar flu biasa
tapi ada punya yang diisolasi
disterilkan dengan sinar uv
yang tidak boleh berjumpa keluarga
atau malah yang belum juga siuman
masih dialam bawah sadarnya
ada yang hanya meneteskan air mata harapan
antara kecemasan dan harapan
atau hanya termangu tak berbicara
mereka semua sakit
mereka semua sakit
mereka semua sakit
kita yang sehat ..
dan kita yang lalai
kita yang tidak bersyukur
kita yang akan menyesal…….
KEDELAI SUMBER PANGAN BERGIZI TINGGI**)
(** disadur dan dikutip dari “Susu Kedelai – susu nabati yang menyehatkan.Ir. Eddy Mudjajanto & Fauzi R.Kusuma SP-P.T AgroMedia Pustaka,Cetakan Pertama November 2005) Read more »
PLN Qu Mati lageh
Lingkaran setan…..
saling menyalahkan…apakah menjadi satu solusi
benar rasanya ketika kita memaki PLN
kan sudah merupakan kewajiban mereka
dan kita adalah konsumen
konsumen dimana2 tidak mau tahu akan masalah yang dihadapi…!!!
Nah..
bagaimana kita memahami ini…
huh…pertanyaan yang sulit
terutama kalau kita lihat masyarakat kita sekarang sepertinya toleransi masyarakat terhadap hal ini dan sense of crisis sedikit demi sedikit bergeser
masyarakat acuh….tak perduli lagi
hmm….
mungkin karena sudah terlalu lama dan terbiarkan begitu saja
jadilah keterbiasaan..persis seperti berkendaraan di jalan raya yang mengacuhkan rambu2nya
ok..
ternyata ada beberapa anak bangsa yang berfikir lebih dari acuh
mereka pantas disematkan bintang jasa kepahlawanan atau lebih ke entreprenuership/pelopor
ada yang membuat tenaga listrik alternatif
nah bagaimana dengan kita dengan keterbatasan kecerdasan??
hmm…mungkin masing2 aja mikinnya ya
atau ada LSM yang berniat mengumpulkan dana untuk mempercepat pendirian Pembangkit Listrik???
ditunggu deh aksinya….
Tilang aja Pak……..
hey…hey…hey….
si Doli nulis nih….
_________________________________________________
Dari milis sebelah.
Info for you guys! Semoga bermanfaat.. .
Guys… Sekedar info nih. Kalau kena tilang, langsung minta aja Slip Biru.
Polisi Lalulintas itu punya 2 slip. Slip Merah dan Slip Biru.
Kalau Slip Merah, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau
membela diri secara hukum.
Kalau kita dapat Slip Merah, berarti kita akan disidang. Dan SIM kita harus
kita ambil di pengadilan setempat
Tapi ngerti sendiri kan prosesnya? Nguantri yg panjang bgt. Belom lagi
calo2 yang bejibun. Tetapi kalau Slip Biru kita mengakui kesalahan kita dan
bersedia membayar denda. kita tinggal transfer dana ke nomer rekening
tertentu (BNI kalo ga salah). Abis gitu kita tinggal bawa bukti transfer
untuk di tukar dengan SIM kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang.
Misalnya, kita ditilang di Perempatan Mampang-Kuningan, kita tinggal ambil
SIM kita di Polsek Mampang. Dan denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna
Jalan Raya itu tidak melebihi Rp. 50.000,- dan dananya Resmi, masuk ke Kas
Negara. Jadi, kalau ada Polantas yang sampe minta undertable Rp. 75.000,-
atau Rp. 100.000,-
Biasanya di Bunderan HI arah Imam Bonjol tuh, (sorry) but it’s Bu**S**t!
Masuk kantong sendiri.
Trust me guys, I’ve been doing this before. Waktu kena tilang di Bundaran
Kebayoran (Ratu Plaza). Saya memotong garis marga. Karena dari arah
senopati sebelumnya saya berfikir untuk ke arah Senayan, tetapi di tengah
jalan saya berubah pikiran untuk lewat Sudirman saja. Dan saya memotong
jalan. Saya berhenti di lampu merah arah sudirman. Dan tiba-tiba Seorang
polisi menghampiri dan mengetok kaca mobil. Dia tanya, apa saya tau
kesalahan saya? Ya saya bilang nggak tau. Trus dia bilang kalau saya
memotong Garis Marga. Saya cuman bilang, masa sih pak? saya nggak liat.
Maafin deh pak. Tapi dia ngotot meminta SIM saya. Alhasil saya harus
berhenti sejenak untuk bernegosiasi.
Dia meminta Rp. 70.000,-. Dengan alasan, kawasan itu adalah Kawasan Tertib
Lalulintas. “Nyetir sambil nelfon aja ditilang mbak!”. Dia bilang gitu.
Saya kembali ke mobil , dan berbicara sama teman saya yang kebetulan
menemani perjalanan saya. Teman saya bilang, “Udah kasih aja Rp. 20.000,-
kalo ga mau loe minta Slip Biru aja”. Dengan masih belum tau apa itu Slip
Biru, saya kembali menghampiri pak polisi sambil membawa uang pecahan Rp.
20.000,-. “Pak, saya cuman ada segini.” Si polisi dengan arogannya berkata,
“Yaahh.. segitu doang sih buat beli kacang juga kurang mbak”.
Sambil tertawa melecehkan dengan teman2nya sesama `Polisi Penjaga`.
“Ya udah deh pak, kalo gitu tilang aja. Tapi saya minta Slip yang warna
Biru ya pak!”. Seketika saya melihat raut wajah ketiga polisi itu berubah.
Dan dengan nada pelan salah satu
temannya itu membisikkan, tapi saya masih mendengar karna waktu itu saya
berada
di dalam pos. “Ya udah, coba negoin lagi, kalo ga bisa ga papalah.
Penglaris, Mangsa Pertama. Hahahaha… “. Sambil terus mencoba ber-nego.
Akhirnya saya yang menjadi pemenang dalam adu nego tersebut. Dan mereka
menerima pecahan Rp. 20.000,- yang saya tawarkan dan mengembalikan SIM
saya. Dalam perjalanan, teman saya baru menjelaskan apa itu Slip Biru.
So, kalo ditilang. Minta Slip Biru aja ya! Kita bisa membayangkan dong,
bagaimana wajah sang polantas begitu kita bilang, “Saya tilang aja deh pak,
Saya mengaku salah telah menerobos lampu merah.Tolong Slip Biru yah!”.
Pasti yang ada dalam benak sang polisi “Yaahh… ngga jadi panen deh
gue…”
Drive Save, Drive Carefully, & Cheers,
–
My Blog : http://dollyaswin.net
___________________________________________________
ya saya fikir kedepan lebih baik ditilang deh….
tapi kalo seat belt lumayan juga ya … (berapa ya mungkin sekitar 700rb??)
tapi kalo ditilang setidaknya kita telah memulai menjadi warga negara yang baik
siapa coba yang ga mau Indonesia kita ini menjadi negara yang aman nyaman tenteram untuk ditinggali
kalo bukan dari kita siapa lagi
mengubah sistem mungkin ga bisa
tapi …
mulai dari diri sendiri
mulai saat ini
mulai dari yang terkecil…
sori all bro/sis
Kang Onno sakit
Wah Kang Onno lagi dicoba Allah ….
dari mas rus di milis miftah perjuangan
______________________________
Teman-teman,
Saya baru dapat kabar dari mbak Lina Onno,
kang Onno dapat cobaan Allah,
diduga kena DBD dan tipus. Syafahullah.
Kondisinya hari ini belum membaik,
masih dirawat di rumah sakit Islam Jakarta,
paviliun Mudhalifah kamar 4.
Mohon doa agar beliau diberi sehat oleh Allah
dan sakitnya ini mengurangi dosa-dosanya.
Rus
__________________________________
ya semoga Allah memudahkan kesembuhannya
temen2 kasih semangat dunks
-
Archives
- May 2012 (5)
- October 2010 (1)
- September 2010 (2)
- June 2010 (3)
- April 2010 (2)
- March 2010 (2)
- February 2010 (1)
- October 2009 (1)
- September 2009 (1)
- July 2009 (2)
- January 2009 (3)
- November 2008 (4)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS