Leadership – Fix The Problem, Not The Blame
Terlalu naif untuk mengatakan tidak ada yang harus disalahkan untuk suatu perkara. Kenapa? karena mengulas siapa yang salah dan bagaimana kesalahan diperbuat, akan menjawab “bagaimana mencegah kesalahan berulang”. Namun tetap menjadi pertimbangan adalah jarak yang diperoleh antara usaha mencari pelaku kesalahan dengan obat penebus kesalahan. Dalam artian jika dibutuhkan tindakan cepat maka mencari obat penebus kesalahan ldan ini ebih berarti daripada mencari pelaku kesalahan.
Tentu pusnishment and reward mesti dilaksanakan dengan batas kewajaran. Untuk apa? tentu saja untuk meninggalkan kesan dan pesan bahwa sekecil apapun kesalahan memiliki efek kepada perusahaan. Pentingnya adalah meninggalkan penjelasan logis kepada pelaku, sehingga pelaku tidak merasa diperbuat semena-mena, atau setidaknya menjadi dasar bagi manajemen.
Kembali ke poin awal bagaimana mencegah kesalahan berulang”. Sudah semestinya semua system melakukan komunikasi, koordinasi dan kontrol serta melakukan evaluasi.
Referensi
http://management.about.com/cs/generalmanagement/qt/TipL2.htm
No comments yet.
Leave a Reply
-
Archives
- October 2010 (1)
- September 2010 (2)
- June 2010 (3)
- April 2010 (2)
- March 2010 (2)
- February 2010 (1)
- October 2009 (1)
- September 2009 (1)
- July 2009 (2)
- January 2009 (3)
- November 2008 (4)
- April 2008 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS