Pertanyaan diatas mungkin sedikit dari kita yang ingin menanyakannya. Mungkin karena kita belum membutuhkan jawabannya. Walaupun begitu, menambah pengetahuan mengenai hal ini tidaklah merugikan anda.Dan manakala hal ini benar-benar dibutuhkan anda tidak perlu repot lagi.
Untuk memulainya anda cukup melakukan langkah-langkah mudah berikut ini :
- Pada Outlook, pada menu File , click Import and Export.
- Click Export to a file, lalu click Next.
- Click Comma Separated Values (Windows), lalu click Next.
- Pada list , click folder Contacts , lalu click Next.
- Tentukan lokasi tempat anda akan menyimpan contact, dan jangan lupa memberi namanya (mis.a .csv file)
- Click OK.
- Click Next.
- Click Finish.
Ok, file contact telah terbentuk, lalu bagaimana memindahkannya? Langkah-langkah pengerjaannya tidak jauh berbeda dengan yang diatas, seperti ini :
- Pada menu File , click Import and Export.
- Click Import from another program or file, lalu click Next.
- Pada list, click Comma Separated Values (Windows), lalu click Next.
- Click Browse, posisikan pempatan file , lalu click Next.
- Click folder Contacts anda atau folder lainnya yang merupakan contacts juga, lalu click Next.
- Pada list, click file yang ada list address anda, lalu click Map Custom Fields.
Bagaimana, cukup mudah bukan?
Untuk Ibu dan Ayah…
Maafkan kelemahan anakmu
kebodohan fikiranku telah memperdayaku selama ini…
Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu … sebagai balasannya … kau menangis sepanjang malam.
Waktu kamu berumur 2 tahun , dia mengajarimu bagaimana cara berjalan .
sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu
Waktu kamu berumur 3 tahun , dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang .. sebagai balasannya … kamu buang piring berisi makananmu ke lantai
Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna … sebagai balasannya .. kamu corat coret tembok rumah dan meja makan (more…)
إِنَّ السَّلاَمَ اسْمٌ مِنْ أَسْمَاءِ اللهِ وَضَعَهُ اللهُ فِي اْلأَرْضِ، فَأَفْشُوْهُ بَيْنَكُمْ، إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا سَلَّمَ عَلَى الْقَوْمِ فَرَدُّوا عَلَيْهِ كَانَتْ عَلَيْهِمْ فَضْلُ دَرَجَةٍ، لِأَنَّهُ ذَكَّرَهُمُ السَّلاَمَ، وَإِنْ لَمْ يُرَدَّ عَلَيْهِ رَدَّ عَلَيْهِ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْهُ وَأَطْيَبُ
“Sesungguhnya As-Salam adalah salah satu nama Allah yang Allah letakkan di bumi, maka sebarkanlah salam di antara kalian. Sesungguhnya bila seseorang mengucapkan salam kepada suatu kaum, lalu mereka menjawab salamnya, maka dia memiliki keutamaan derajat di atas mereka karena dia telah mengingatkan mereka dengan salam. Dan bila tidak dijawab salamnya, maka akan dijawab oleh makhluk yang lebih baik darinya.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, dikatakan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Adabil Mufrad no. 793: shahih secara mauquf, shahih juga secara marfu’)